Puluhan Gajah Di BSMP Bersahabat Dengan Manusia

Berita8.com

Puluhan ekor gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) yang menjadi koleksi Taman Safari and Marine Park (BSMP) Gianyar, Bali, kini tampak begitu bersahabat dengan manusia.

‘Sejumlah gajah yang jinak selain menjadi daya tarik tersendiri bagi BSMP, juga sempat dipakai obyek pelatihan fotografi jurnalistik belum lama ini,’ kata Humas BSMP Gentry Amalo, didampingi mantan Puteri Indonesia, Nadine Candrawinata, di Denpasar, Selasa (23/6). 

Ia mengatakan, gajah di Bali menjadi sahabat manusia, berbeda dengan di habitatnya di Sumatera yang diburu dan dibunuh untuk diambil gadingnya.

Gajah itu sama seperti manusia, senang makan, minum, bermain air dan sangat penyayang. Gajah sangat sensitif dan sangat peka dengan keadaan lingkungan sekitarnya,’ tutur Nadine Candrawinata.

Nadine, Putri Indonesia 2007 itu tidak segan masuk ke kandang binatang dan bermain dengan anak gajah Sumatera yang diberi nama ‘Gana’.

‘Gana’ gajah jantan yang lahir di Bali tersebut, cepat akrab dan tampak ingin bermanja-manja. Belalainya yang mungil tak henti-hentinya bergerak untuk mengajak Nadine bermain sambil berkejaran.

Nadine yang juga Duta Gajah Sumatera 2009 itu mengingatkan, tidak seharusnya manusia memusuhi gajah, bahkan membunuh binatang itu untuk diambil gadingnya seperti yang terjadi di Sumatera dalam beberapa tahun terakhir.

Untuk itu, pemerintah hendaknya segera melindungi binatang gajah dan menindak para pelakunya.

Kepada pelajar sekolah dasar (SD) dari tiga desa yakni Serongga, Lebih dan Blahbatuh yang sempat berkunjung ke BSMP Bali, Nadine Candrawinata bercerita tentang pentingnya pelestarian hutan Sumatera bagi habitat gajah.

Usai mengajak siswa-siswi sekolah dasar mengerti tentang gajah dan habitannya, Nadine pun dihadiahi kalungan bunga dan diberi ciuman belalai oleh Tessa, salah seekor gajah betina penghuni Bali Safari and Marine Park, Gianyar.

BSMP Gianyar berlokasi di atas lahan seluas 40 hektare di Desa Serongga, Kabupaten Gianyar, Bali, tercatat mengoleksi 400 ekor satwa dari 80 spesies yang ada, antara lain gajah, harimau dan banteng.

BSMP berlokasi di tempat strategis Jalan Ida Bagus Mantra itu pengoperasiannya diresmikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, dihadiri Ibu Negara Nyonya Ani Yudhoyono dan sejumlah Menteri Kabinet Indonesia bersatu pada 13 Nopember 2007.

Puluhan spesies yang menjadi koleksi selama ini antara lain harimau putih (Panthera tigris-tigris) yakni satwa legendaris dari Benteng Ranthambore, India.

BSMP selain menjadi obyek wisata yang unik dan menarik, juga telah mampu menambah daya tarik Bali bagi masyarakat internasional, sekaligus upaya penyelamatkan terhadap satwa-satwa yang kini berada diambang kepunahan akibat konflik satwa dengan manusia.

Selain itu, BSMP juga menjadi lembaga konservasi atau merupakan unit ketiga dari Taman Safari Indonesia (TSI) di Cisarua, Bogor, Jawa Barat dan Prigen, Pasuruan, Jawa Timur. (Rni/Ant)

Sumber: Berita8.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *