IMG0428ADuh, kendati alarm sudah dipasang dekat telinga dan berbunyi berkali-kali, ternyata saya tetap saja terlelap. Akibatnya saya tetap saja kesiangan, dan sesi diskusi pagi sudah dipastikan terlewati, meluncur cepat seperti kereta api tanpa ada yang bisa menghalangi. Duh, betapa malunya saya terhadap mereka yang sudah membiayai saya kemari.

Saya terbangun pun karena alarm biologis saya terus menerus berbunyi tanpa mau berhenti sedetik pun…payaaah..!!!. Siapapun pasti berpikir tentang apa “alarm biologis” saya. “Alarm biologis” itu pun tidak lain adalah perut yang keroncongan alias kelaparan, hehehe.. Apalagi penyebab kelaparan kalau bukan karena kedinginan.

Dari balik jendela, saya melihat ke arah timur kota, ramalan cuaca pagi tadi menyebutkan bahwa hari ini Albuquerque “berawan”, ternyata tidak hanya berawan saja tetapi juga telah berubah menjadi hujan gerimis. Kalau sudah begini pasti rencana untuk jalan-jalan usai makan siang batal dengan sendirinya.

Gerimis yang turun siang ini membuat daun-daun pohon Oak di depan hotel yang sudah mulai menguning menjadi terlihat segar. Tetapi sekali lagi lapar yang menyerang ini seolah tidak mau berhenti. Untung saja ada beberapa potong biskuit ROMA, sisa beberapa hari lalu yang saya bawa dari Indonesia, dan di sudut meja kamar hotel ada juga “Pastelito”, yang masih utuh terbungkus dalam plastik kemasannya. Oh ya,.. Pastelito adalah vanilla cake buatan California. Agar tidak penasaran coba saja buka situsnya di http://bonappetitbakery.com hehehe…

Singkat cerita, tiga potong biskuit dan 2 potong Pastelito berukuran sebesar bungkus rokok kretek Dji Sam Soe dengan tebal kira-kira 3 cm pun akhirnya berpindah dari genggaman jari jari tangan masuk ke dalam mulut dan langsung menuju lambung. Rasa legit pastelito membuat saya agak mual karena sejak dulu saja tidak terlalu suka yang manis-manis. Tapi apa mau dikata, “legitisme” yang menyerang seluruh isi mulut akhirnya terkalahkan oleh rasa lapar yang begitu ‘mengguncang’… kalimat yang terkahir ini oq jadi lebai.com ya..hihihi..

Saya terbangun pukul 12.21 waktu Albuquerque, itu kira-kira sejam lalu, karena sekarang jam di kamar tempat hotel saya menginap telah menunjukan pukul 13.20 WAQ (Waktu AlbuQuerque). Soal WAQ jangan dipikirkan, karena itu hanya karangan saya semata, untuk memudahkan saya.

Di luar sana, dibalik kaca hotel yang basah karena terpaan gerimis, terlihat satu pesawat C-130 Hercules Angkatan Udara Amerika (USAF) mengudara dari Kirkland Air Base yang berada satu lokasi dengan Bandara Albuquerque.

Kembali saya melihat jam di kamar hotel dan waktu sudah menunjukan pukul 14.03 WAQ, saya harus bersiap-siap berangkat menuju ruang konferensi,..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *