Pukul 05.30 wib, saya terjaga, beranjak dari kasur dan kemudian menuju meja kecil tempat laptop dalam keadaan stand by sejak malam tadi. Suara alarm tanda ada pesan masuk di tweetdeck rupanya cukup membantu saya untuk segera terjaga dan mengikuti perkembangan terbaru dari meletusnya Gunung Merapi.

Hari ini, tepat 65 tahun lalu, pesawat militer berbendera Merah Putih pertama Indonesia melayang pagi hari di udara Kesultanan Yogjakarta. Semula tidak ada yang tahu siapa yang menerbangkan pesawat berbendera Merah Putih di pagi hari itu, karena selama ini orang hanya mengenal pesawat-pesawat berbendera Belanda atau pun Jepang.

Malam pukul 23.30 WIB, saya terbangun dari tidur, dan disini udara yang biasanya panas kali ini terasa dingin. Saya terbangun karena saya tidak tahan dingin, ini karena sejak kecil saya terbiasa tinggal di pesisir pantai. Usai mengoleskan minyak kayu putih ke tubuh saya, saya pun membaca pesan singkat di twitterContinue Reading

Menjelang petang, saya dan Yvonne tiba kembali di kantor Performa. Usai memarkir motor, saya pun melepas helm sambil menyapa Uchiek, Eeng dan Ronald yang sedang membaca berita perkembangan terbaru dari gempa dan  tsunami di Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat serta meletusnya Gunung Merapi di Jogjakarta dan Jawa Tengah.

Rabu (20/10), Komnas HAM melalui salah satu komisionernya Stanley Adi memastikan validitas rekaman video tindak kekerasan yang dilakukan para prajurit TNI atas beberapa warga Tingginambut, Puncak Jaya. Selain itu penjelasan Ketua DPRD Puncak Jaya, Nesko Wonda kepada TEMPO Interaktif, Jumat (22/10) bahwa warga tersebut adalah warga sipil dan bukan anggotaContinue Reading