Paul "Si Peramal"

Siapa yang tidak mengenal gurita Paul “Si Peramal”? tentu semua mengenalnya, terlebih lagi para maniak sepak bola.

Paul menjadi terkenal dan mengundang decak kagum dunia karena ketepatan ramalan sejak babak perempat final hingga hingga kemudian final Piala Dunia 2010.

Paul dengan benar meramal delapan pertandingan dimana dia diminta untuk memprediksi, dan yang paling kontroversial adalah prediksi tentang kemenangan Spanyol atas Belanda di babak final.

Atas keunikannya ini kisah hidup Paul pun diangkat ke dalam film bergenre komedi “black comedy” berjudul The Murder of the Octopus. Film ini dibintangi oleh gurita lain dan diproduksi di Afrika Selatan oleh Chine Film Group Corporaton yang bekerja sama dengan Beijing Filmblog Media Company.

Sayangnya hidup Paul tidak dapat berlama-lama menikmati ketenarannya itu, karena hari ini, ia ditemukan mati dalam aquariumnya di Oberhausen Sea Life Center, Jerman.

“Kami merasa kehilangan Paul, karena telah meninggal semalam (Senin, 25/10).” ungkap Stefan Porwoll, Manajer Sea Life.

Menurut Stefan Prowoll pihaknya akan membuatkan “tugu peringatan” bagi Paul untuk mengenangnya.

Paul yang kontroversial ini tidak hanya mengundang decak kagum para penggemar bola, tetapi juga cemooh dan kecaman dari orang-orang yang tidak suka padanya.

Mahmoud Ahmadinejad, Antaranews.com

Tidak tanggung-tanggung, salah seorang yang tidak menyukai Paul si Peramal ini adalah Presiden Repubik Islam Iran, Mahmoud Ahmadinejad.

Pada Jumat 30 Juli 2001 lalu, dalam sebuah Festival Anak Muda di Teheran, Ahmadinejad mengecam Paul dan menyebut gurita ini sebagai simbol kemerosotan dan kerusakan moral dunia barat.

Ahmadinejad juga mengatakan bahwa siapapun yang percaya pada gurita tidak akan mencapai kesempurnaan sebagai manusia.

Selamat jalan Paul, apapun itu dan siapapun dirimu, kau sudah mewarnai dunia dengan keunikan mu.(G)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *