Appamma Kajjallappa

Hidup kaya raya dan tinggal di istana adalah impian semua orang, namun tidak dengan Appamma Kajjallappa, istri ketiga Raja Venkateswara Ettappa,  penguasaVirudhunagar, India. Bersama anaknya, dia rela hidup di sebuah gubuk dan berjuang keras untuk mendapatkan sesuap nasi demi melayani rakyatnya.

Seluruh harta peninggalan suaminya sudah Ia sumbangkan ke rakyat. Tidak hanya harta, istana tempat Ia dan anak-anaknya tinggal juga sudah berubah menjadi sebuah sekolah demi memenuhi permintaan rakyat.

“Anggota keluarga kami sangat murah hati. Kami menyumbangkan segalanya demi kejehateraan desa. Itulah yang harus dilakukan oleh seorang pemimpin,” tambah Appama.

Beberapa penduduk desa merasa iba dengan nasib ratu mereka.

“Mungkin dulu saya adalah seorang ratu, tapi kini saya bukan siapa-siapa lagi. Kami sangat miskin.” ungkap Appama seperti yang dilansir Liputan6.com.

Sebenarnya, Appamma bekerja di kuil saat ada perayaan ataupun persembahan. Namun, setiap kali penduduk ingin memberikan sesuatu, Appama selalu menolak. Ia beranggapan melayani kuil suci merupakan suatu kehormatan bagi dirinya.

Apa yang dilakukan Appamma adalah adalah sebuah keputusan penting, yakni menjadi pemimpin yang benar-benar MELAYANI rakyatnya. Tidak seperti sebagian besar pemimpin di Indonesia yang lebih sering minta dilayani dari pada melayani rakyatnya.

Appamma juga tidak takut miskin, karena bagi dia menjadi pemimpin yang miskin dan melayani rakyat adalah sebuah kepuasan bathin yang tak ternilai harganya.

Sudahkah kita menjadi pemimpin yang melayani rakyat dengan baik?, silahkan bertanya pada hati kita masing-masing. :) (G)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *