Hampir setahun ini, beberapa kawan penggila jejaring sosial ikut tergila gila pada Foursquare atau yang biasa disingkat dengan 4SQ.

Jejaring sosial yang menawarkan kesenangan baru berupa real time check in position ini jika tidak digunakan dengan bijak maka akan dapat berdampak buruk pada sang pemilik account.

Ibarat pisau yang multifungsi termasuk fungsi-fungsi negatif seperti melukai atau bahkan membunuh, 4SQ pun demikian.

Catatan ini bukan bermaksud untuk menakut-nakuti kawan-kawan pengguna 4SQ. Namun karena persoalan eksistensi, narsisme, kepolosan dan keluguan itu bedanya tipis sekali, tidak jarang sebagian besar dari kawan-kawan pengguna 4SQ kemudian mencantumkan nama dan alamat secara lengkap pada lokasi-lokasi tempat real time check in.

Secara tidak sengaja saya baru melihat “kelemahan” 4SQ, setelah melakukan blog walking di blog milik Femi Adi, salah seorang kawan lama. Di blognya Femi menulis tentang log check in Foursquare yang dapat terekam dengan sempurna di situs Weeplaces.com.

Saya pun mencoba “mencicipi” Weeplaces itu dan hasilnya sungguh luar biasa!! Karena semua tempat dimana saya melakukan check-in location terekam dengan sempurna.. termasuk berapa kali kita check in di tempat itu yang di kalkulasikan berdasarkan rentang waktu tanggal dan bulan.

Data berupa log check in Foursquare ini dapat saja digunakan oleh pihak lain (pihak ketiga) baik individu ataupun kelompok yang merasa memiliki kepentingan atas diri kita untuk mencari tahu dan kemudian menghitung frekuensi seberapa besar kita sering berkunjung ke sebuah lokasi, termasuk lokasi mana saja yang menjadi check point aktifitas tertinggi sang empunya account 4SQ.

Dari data itu, pihak ketiga ini dapat saja melakukan tindakan-tindakan yang dapat membahayakan diri bahkan nyawa sang pemilik account 4SQ.

Jadi dengan tanpa bermaksud menggurui kawan-kawan sekalian, demi keamanan diri maka sebaiknya lakukanlah check in dengan menggunakan nama dan alamat lokasi “palsu” alias bikinan atau karangan sendiri. Jangan sekalipun menggunakan alamat sebenarnya, termasuk alamat rumah, kantor, sekolah dan hal-hal yang menyangkut data pribadi para pengguna 4SQ.

Harap diingat, jika data rahasia komunikasi diplomatik pemerintah Amerika Serikat bisa dibobol dan dibocorkan oleh Wikileaks, apalagi data-data pribadi di jejaring sosial.

Jadi sekali lagi, bijaklah dalam bersenang-senang dengan jejaring sosial seperti Foursquare, agar tidak membahayakan diri sendiri.(G)

3 thoughts on “Berhati-Hati dan Bijaklah Dalam Menggunakan Foursquare mu Kawan”
  1. ada benarnya juga bli …
    kalo saya sih ga apa2 ..paling yang tau tentang begini sedikit disini ..
    khususnya untuk di kota2 besar kita harus berhati2….

  2. sip, ane penting tetap waspada gen bli, jangan sampai orang-orang yang punya kepentingan “tertentu” memanfaatkan keberadaan kita utk kepentingan mrk sendiri :)

  3. betchuullll sekallleeee… cekin yg bener tu contohnya: @lampu merah simpang siur, numpang lewat” hihi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *