Sertifikasi Tanah, Mereduksi Nilai Sosial dan Nilai Budaya

Program sertifikasi tanah yang digagas Presiden Joko Widodo, memberikan angin segar dan membangun kegairahan warga pemilik tanah untuk berbondong bondong mendatangi kantor BPN setempat.

Memang masih banyak masalah teknis disana-sini, akan tetapi setidaknya ada harapan baru bagi pengelola tanah-tanah adat, baik yang dikuasai secara kolektif atau pun perorangan.

Secara turun-temurun, setidaknya ada tiga nilai yang dimiliki tanah, yakni nilai sosial, nilai budaya dan nilai ekonomis. Namun sayangnya program sertifikasi tanah ini memiliki kelemahan-kelemahan, salah satunya adalah mereduksi nilai-nilai yang terkandung di dalam tanah itu sendiri, yakni mereduksi nilai sosial dan nilai budaya menjadi hanya bernilai ekonomis semata.

Silahkan saksikan video yang dibuat oleh Institut Indonesia Hijau dibawah ini, untuk mendapatkan pencerahan kepada kita mengenai tanah, sertifikasi tanah dan nilai-nilai yang ada di dalamnya..

Video link: https://youtu.be/wu5j4J8vaYg

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *