Kompleks Makam Raja Toengga, Peluang Wisata Sejarah Budaya RoteNdao

Di Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur, ada banyak lokasi menarik untuk dikunjungi. Salah satunya adalah kompleks makam keluarga Raja Toengga, yang terletak di Oelua, Kec. Rote Barat Laut, Kab. Rote Ndao.

Menuju ke lokasi ini tidaklah sulit. Dari Ba’a, yang juga ibukota kabupaten Rote Ndao, kita tinggal menelusuri jalan kabupaten menuju Oelua. Dipertigaan Oelua inilah terletak kompleks yang di dalamnya terdapat sekitar 10 makam berukuran besar dan kecil. Serta reruntuhan kompleks rumah kolonial Belanda.

Di kompleks makam ini, kita bisa melihat beberapa prasasti nisan yang terbuat dari bahan marmer impor. Ada dua prasasti yang ditulis dengan menggunakan huruf latin dan bahasa Belanda. Angka tahunnya merujuk pada angka tahun periode 1800-an hingga 1920-an, setidaknya usia pemakaman ini nyaris mendekati 100 tahun.

Dalam konteks arkeologi, kompleks makam Raja Toengga ini seharusnya didaftarkan sebagai bagian dari Bangunan Cagar Budaya untuk kemudian dikonservasi dan direvitalisasi. Jika dikelola dengan baik, maka kompleks makam ini dapat menjadi salah satu tujuan wisata sejarah budaya di Rote khususnya sejarah Nusak Dengka.

Saya berharap kejelian Dinas Kebudayaan dan Dinas Pariwisata Kab. Rote Ndao untuk melihat peluang ini dan segera merevitalisasi kompleks makam ini, tentunya bekerjasama dengan rekan-rekan arkeolog dari FIB Univ. Udayana – Bali, Balai Arkeologi Denpasar dan BP3 Gianyar, Bali.

Saya mendukung upaya memajukan pariwisata, khususnya wisata sejarah di Rote Ndao. Dengan majunya pariwisata maka dengan sendirinya akan memajukkan ekonomi masyarakat yang ada di sekitar lokasi wisata tersebut.

#RoteHeritage #RoteHeritageTour #NusakDengka #RajaToengga #RajaTungga #RajaDengka #DengkaHeritageTour #DengkaHeritage #RoteIsland

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *