Usai menonton debat pilpres semalam saya semakin yakin untuk tetap teguh berada dalam barisan yang terus berjuang untuk demokrasi di Indonesia. Kepada salah seorang kawan, saya menyampaikan bahwa hanya ada satu dari dua pilihan: Mempertahankan demokrasi yang sdh diperjuangkan selama ini, dgn segala kekurangannya yang terus disempurnakan, atau Membiarkan fasismeContinue Reading

Berita KOMPAS.com hari ini memuat berita tentang Wakil Sekjen Partai Demokrat Didi Irawadi yang mengatakan, partainya sangat kecewa atas putusan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) yang meloloskan sejumlah calon legislatif (caleg) berstatus mantan narapidana kasus korupsi. Menurut Didi Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 20 Tahun 2018 tentang larangan mantan napiContinue Reading

Hari ini 26 Agustus, Widji Thukul genap berusia 55 tahun. Penyair beraliran realisme sosialis yang juga aktifis Partai Rakyat Demokratik (PRD) dinyatakan hilang pada pertengahan Mei 1998. Ia diduga diculik dan dihilangkan paksa oleh rejim militer Orde baru. Tulisan ini saya buat untuk kembali mengingatkan negara dalam hal ini PresidenContinue Reading

Adalah Yohanis “Joni” Gama Marschal Lau, bocah kelas VII SMP Silawan yang viral di dunia maya selama 17 Agustusan ini. Bgitulah anak-anak, selalu spontan, mengejutkan bahkan mungkin mengkhawatirkan banyak orang. Bukan mau unjuk kebolehannya memanjat tiang bendera saat upacara 17-an kemarin, atau unjuk heroisme dan nasionalisme kebangsaan yang ia miliki.

Disadari atau tidak, perilaku korupsi dan intoleransi merupakan sisa-sisa warisan kolonial yang masih tertanam kuat di alam bawah sadar bangsa Indonesia. Keduanya ibarat “kerikil di dalam sepatu” bangsa yang harus segera dibuang keluar, agar bangsa ini dapat berlari mengejar ketertinggalan dari bangsa-bangsa lain di dunia.

http://literasi.co/wp-content/uploads/2015/02/Mitos-Kesejahteraan-Melalui-Pertambangan.jpg

Surat Terbuka Forum Pengajar, Peneliti dan Pemerhati Agraria, Lingkungan dan Kebudayaan kepada Presiden Republik Indonesia tentang Penanganan Krisis Ekologi dan Sosial di Pulau Jawa Bapak Presiden yang kami hormati, Mengikuti perkembangan terkait dengan konflik agraria dan lingkungan di berbagai pelosok Nusantara serta di Pulau Jawa secara khusus, sebagai akibat rencanaContinue Reading

                                             Jenderal ini berani larang presiden pakai seragam TNI Reporter : Ramadhian Fadillah | Jumat, 5 Juni 2015 06:45 Merdeka.com – Guru Besar Universitas Pertahanan Salim Said mengkritik keras Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang kerapkali menggunakan pakaian tentara saat acara TNI.Continue Reading

Menyambung tulisan saya sebelumnya, tentang caleg “Mohon Doa Restu dan Dukungannya” yang beberapa hari lalu saya posting. Kini jari saya kembali “gatal” untuk menulis kegelian saya melihat, kebodohan para calon anggota legislatif kita. Anggap saja tulisan ini sebagai surat terbuka bagi para calon DPD dan caleg  parpol agar segera menyadariContinue Reading