Disadari atau tidak, perilaku korupsi dan intoleransi merupakan sisa-sisa warisan kolonial yang masih tertanam kuat di alam bawah sadar bangsa Indonesia. Keduanya ibarat “kerikil di dalam sepatu” bangsa yang harus segera dibuang keluar, agar bangsa ini dapat berlari mengejar ketertinggalan dari bangsa-bangsa lain di dunia.

Meski tidak pernah masuk kantor dan bekerja selama tujuh bulan namun anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Kendari, Suhadi, tetap menerima gaji dan tunjangan setiap bulan secara utuh. “Kami selalu mentransfer gaji dan tunjangannya ke nomor rekening dia di Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tenggara,” kata Sekretaris DPRD Kota Kendari, KacongContinue Reading