Disadari atau tidak, perilaku korupsi dan intoleransi merupakan sisa-sisa warisan kolonial yang masih tertanam kuat di alam bawah sadar bangsa Indonesia. Keduanya ibarat “kerikil di dalam sepatu” bangsa yang harus segera dibuang keluar, agar bangsa ini dapat berlari mengejar ketertinggalan dari bangsa-bangsa lain di dunia.

                                             Jenderal ini berani larang presiden pakai seragam TNI Reporter : Ramadhian Fadillah | Jumat, 5 Juni 2015 06:45 Merdeka.com – Guru Besar Universitas Pertahanan Salim Said mengkritik keras Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang kerapkali menggunakan pakaian tentara saat acara TNI.Continue Reading

Kabar duka datang dari tanah Timor, dimana sepasukan tentara terlatih kembali menganiaya warga sipil karena persoalan sepele yakni TERSINGGUNG..!! Kabar duka ini berbuah pada sebuah pernyataan sikap yang pantas mewakili perasaan rakyat Timor, khususnya rakyat Timor yang menetap di perbatasan Republik Indonesia dan Republic Democratic Timor Leste.

Empat anggota TNI Angkatan Darat, yang terlibat dalam tindak kekerasan atas warga sipil di Tingginambut, Kabupaten Puncak Jaya, Kamis (12/11) divonis bersalah oleh Majelis Hakim Pengadilan Militer III-19 Jayapura. Keempatnya merupakan anggota kesatuan Pam Rawan Yonif 753/Arga Vira Tama (AVT), Nabire. Masing-masing atas nama Letnan Dua (Inf) Cosmos, Prajurit KepalaContinue Reading

Hari ini, tepat 65 tahun lalu, pesawat militer berbendera Merah Putih pertama Indonesia melayang pagi hari di udara Kesultanan Yogjakarta. Semula tidak ada yang tahu siapa yang menerbangkan pesawat berbendera Merah Putih di pagi hari itu, karena selama ini orang hanya mengenal pesawat-pesawat berbendera Belanda atau pun Jepang.

Rabu (20/10), Komnas HAM melalui salah satu komisionernya Stanley Adi memastikan validitas rekaman video tindak kekerasan yang dilakukan para prajurit TNI atas beberapa warga Tingginambut, Puncak Jaya. Selain itu penjelasan Ketua DPRD Puncak Jaya, Nesko Wonda kepada TEMPO Interaktif, Jumat (22/10) bahwa warga tersebut adalah warga sipil dan bukan anggotaContinue Reading

Video penganiayaan beberapa warga Tingginambut, Puncak Jaya, Provinsi Papua bukanlah hasil rekayasa. Hasil analisa Komisi Nasional Hak Azasi Manusia (Komnas HAM) menyimpulkan bahwa video tindak kekerasan yang dilakukan oleh oknum prajurit TNI AD tersebut benar-benar terjadi. Dalam jumpa pers yang digelar Rabu (20/10), Komnas HAM, melalui Stanley Adi menjelaskan bahwaContinue Reading

Sebelumnya saya minta maaf jika kawan-kawan yang membaca tulisan ini menjadi tidak enak hati karena isi tulisan yang mengandung kemarahan ini. Jujur saja, tulisan ini saya buat untuk menanggapi pernyataan Roy Suryo yang dengan “pengetahuan” telematika-nya itu lantas mendisreditkan dan menghakimi rakyat yang telah menjadi korban kekerasan aparat TNI diContinue Reading